Senin, 29 Oktober 2012

2nd Part.1

 " if it must have hurt, strengthened me through it "


Intro lagu cry-nya Rihanna di ponselku berbunyi, pesan masuk, pesan dari Bumi. Pikiranku yang sedang berenang dalam khayalan kembali sejenak. Isi pesan Bumi menanyakan jadwalku sabtu nanti...

Menurut teman-teman sepermainanku, Bumi pria yang cukup sempurna. Pintar. Baik. Pengertian. Aku pun tidak memungkiri itu. Bumi selalu memberikan segalanya untukku. Ada disaat ku perlu, menghilang saat ku ingin sendiri. Tidak pernah bermasalah dengan jadwalku, dengan teman-temanku, dengan keluargaku. Semuanya balance...

Tapi disitulah yang kurasa letak masalah berasal. Bumi terlalu baik dan berpikiran terlalu positif. Bahkan tidak merasa cemburu atau berusaha melarangku ketika aku berkata akan maraton mendaki gunung selama satu minggu bersama-sama senior pecinta alam di kampusku, yang sebagian besar laki-laki...

Aku dan Bumi sangat baik-baik saja. Menjalani hubungan yang sehat, hampir tidak pernah bertengkar hebat. Bahkan, bisa dikatakan sama sekali tidak pernah bertengkar. Justru disitulah kehampaannya. Hubungan yang aku jalani dengan Bumi terlalu "baik-baik" saja. Hambar, seperti masakan hanya dengan garam. Berasa tapi tidak menggigit...

Belum lama ini, hubunganku dan Bumi agak menjauh. Kesibukan menghadapi tugas akhir menjadi alasan Bumi untuk "cuti" sementara dariku. Bumiku, sementara berotasi tidak di porosku. Tapi janji Bumi, setelah semua urusan perkuliahannya selesai, dia akan segera kembali padaku, kembali ke orbitalku...


Di celah itulah ada yang hadir mengisi kekosonganku...

Aku, Bumi, dan Kafka sudah saling mengenal sejak SMA. Kita berteman baik selama 3 tahun. Tidak ada hal yang tidak saling kita ketahui. Ada aku, maka ada Bumi, dan ada Kafka. Selama 3 tahun di SMA kita selalu dalam satu kelas. Terlalu sering bersama, sampai teman yang lain menjuluki kita ban bajaj -___-

Cita-citaku, cita-cita Bumi dan cita-cita Kafka berbeda. Aku yang tertarik di dunia pendidikan. Bumi yang tertarik di bidang arsitektur. Dan Kafka tertarik di bidang pertambangan. Menjadikan kami bertiga memilih perguruan tinggi yang berbeda. Tapi, setiap weekend kita rutin berkumpul bersama. Walupun itu cuma sekedar, makan, nonton, ngobrol ngalor ngidul mengkhayalkan masa depan...

Belum 1 semester kuliah, Kafka memperkenalkan Auri padaku dan Bumi. Auri cantik, anggun, pintar, asik, bisa dibilang mewakili kaum wanita sesungguhnya. Member tongkrongan pun bertambah. Aku, Bumi, Kafka dan Auri...

Setiap weekend Aku dan Bumi seperti menjadi obat nyamuknya Kafka dan Auri. Mereka tidak keberatan dengan kehadiran kita. Maka, tidak jadi masalah lah. Kita mempunyai indikator jika Kafka sedang bermasalah dengan Auri. Bila Kafka datang bersama Auri, mereka sedang baik-baik saja. Bila Kafka datang sendiri, maka sebaliknya...

Terlalu sering menjadi obat nyamuknya Kafka dan Auri, terlalu sering berinteraksi bersama, dan seperti tidak mengenal yang lain. Bumi, sekarang menjadi pacarku...

Duniaku sempurna bersama Bumi. Dunia Kafka pun sepertinya sempurna dengan Auri...

But...
Don't judge book by the cover...

Aku dan Bumi berpisah sementara, bersamaan dengan putusnya hubungan Kafka dan Auri. Kebiasaan rutin nongkrong bareng saat weekend pun jadi berubah. Bumi dengan kesibukannya. Aku dengan kesendirianku. dan Kafka dengan kesedihannya...

7tahun lebih mengenal Kafka, cukup membuatku mengenalnya luar dalam. Kafka sangat menyayangi Auri, belum pernah Aku melihat Kafka seserius ini pada wanita selain Auri. Sifat Kafka dan Bumi tidak jauh berbeda. Mister-mister penuh pengertian. Tetapi Kafka lain pada Auri, begitu protektif. Dan ironisnya, itulah alasan Auri meninggalkan Kafka. keoverprotectifan Kafka...

Segala macam cara sudah Kafka lakukan untuk mempertahankan hubungannya dengan Auri. Tetapi hasilnya sama saja. Auri tetap ingin lepas dari Kafka...

Hiburan bagi Kafka, Aku dan Bumi. Tapi Bumi sedang sangat super duper sibuk. Jadilah hanya aku yang berkewajiban menghapuskan rasa kehilangan yang sangat besar bagi Kafka...

Setiap kali sedang "kumat", Kafka mengajakku, lebih tepat menculikku ke bukit talita. Bukit di kawasan dataran tinggi, dengan atmosfir tipis, dan kabut cukup tebal. Bila sedang cerah dan kabut sedang tidak datang, pemandangan malam dari bukit talita sangat mengesankan...

Untuk pertama kalinya Aku melihat Kafka sedikit rusak. Rusak karna wanita. Kehidupannya berantakan, kuliahnya terbengkalai, badan kurus kering, rambut acak-acakan. Rasanya aku ingin menyampaikan ini pada Auri. Meminta pertanggungjawabannya atas apa yang telah dia lakukan pada sahabatku. Tapi, yasudahlah.... itu semua bukan kewajibanku. Tugasku hanyalah berusaha mengembalikan keceriaan Kafka, bukan mengembalikan Auri pada Kafka...

Aku dan Kafka jadi lebih sering berinteraksi. Melebihi Aku dan Bumi. Yah, Bumi. Bumiku yang hilang. Kemanakah dia? Lama tidak ada kabar darinya. Aku merindukan Bumi. Bumiku...

Melihatku yang agak lain, Kafka berinisiatif mengajakku pergi mengunjungi Bumi. Ketika sampai di rumah Bumi, penjaga disana mengatakan Bumi sedang dirawat inap.
Apahh???
Bumi sakit???
Otomatis Aku dan Kafka meluncur ke rumah sakit tempat Bumi dirawat. Selama perjalanan, aku gugup, jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya, mataku panas sedikit berair, aku sangat khawatir terjadi sesuatu yang gawat menimpa Bumi. Tangan kanan Kafka mengendalikan setir mobil, dan tangan kirinya dibebaskan, meraih tanganku, menggenggamnya erat. Mata hangat Kafka memandangku sejenak,
"feeling mu pada Bumi sangat kuat, kau gelisah, dan ternyata Bumi memang sakit. Sudah, tenang kal. Bumi pasti baik-baik saja, paling dia cuma kelelahan"
kata-kata singkat Kafka sedikit menenangkanku yang ku balas dengan senyuman dan anggukan
"Thanks Kaf..."

Sesampainya di rumah sakit, kami bertemu dengan Bima, kakak yang lebih tua satu tahun dari Bumi . Dia tidak mempersilahkan Aku dan Kafka masuk ke ruangan Bumi, karena Bumi baru saja terlelap tidur. Kami mengerti dan tidak memaksa. Di ruang tunggu, Ka Bima menjelaskan keadaan Bumi,
"Kamu jangan terlalu khawatir Kalia, Bumi hanya kelelahan. Jadwal Bumi terlalu padat. Terlalu ingin cepat menyelesaikan kuliahnya, sehingga semuanya serba dikerjakan cepat sampai Bumi ngedrop seperti ini. Dasar itu anak, ga sopan kalo lebih dulu lulus daripada kakaknya
penjelasan Ka Bima, melegakanku. Syukurlah, Bumiku hanya perlu beristirahat...

Karena sudah larut malam, Ka Bima meyuruhku dan Kafka pulang dan kembali membesuk Bumi besok. Aku dan Kafka menawarkan diri menjaga Bumi untuk malam ini, tetapi Ka Bima melarang
"Tidak usah, kalian tidak perlu serepot itu. Aku saja yang malam ini menjaga Bumi. Akan kusampaikan salam kalian
nadanya aneh, sedikit mengusir.
"Baiklah ka kalau begitu, Aku akan mengantarkan Kalia pulang. Kalo ada apa-apa jangan segan menghubungiku dan Kalia ya kak. Gini-gini juga kita sahabat baik Bumi. dan juga Kalia....
kalimat Kafka menggantung di udara, volumenya mengecil bercampur pandangan kaget melihat seorang wanita menggeser pintu dan keluar dari kamar Bumi...


Seo Yi Soo (A Gentleman's Dignity Episode 14) : " There's something I've learned from living. You can't predict happiness. But misfortune can be predicted. A sad hunch has always never been wrong "

 Bersambung.................................. 2nd part.2

Rabu, 10 Oktober 2012

K.Will - Love Is Crying

han geo-reumman ppallat-damyeon
han geo-reumman neujeot-deoramyeon
keuttae uri apeun inyeon bikyeo kal su isseo-nneunde

mi-reonaedo soyongeopt-da ijen neoreul mot bonaenda
ul-ko shipeodo nae pumeseo u-reo neo eobshin nae-ga junneunda

gaseumi unda gaseumi sorichinda han sarameul sarang-ha-go shipeoseo
neol ul-ke haetko apeuge haet-deon nae-ga ijen neoreul mot ijeoseo unda
nae sarangi unda

sesangi da deungeul dollyeodo naye gyeote meomun saram
na jun geora-gon sang-cheoppuniraseo neoreul jabeul jakyeokdo eom-neunde

gaseumi unda gaseumi sorichinda han sarameul sarang-ha-go shipeoseo
neol ul-ke haetko apeuge haet-deon nae-ga ijen neoreul mot ijeoseo unda

keojinmaldo hal jul mollaseo hwahnha-ge neon useum jiyeodo nae-ge deul-ginda
seulpeun neoye nunbiteul

sarangi unda sarangi neol bureunda han sunkando bonael suga eop-seoseo
neoye miso-ga nae-gen suminikka ojing neomani nal sal-ke hanikka
nae gaseumi unda

Translation
If only I took a step faster,
If only I took a step slower
Then we could've avoided our painful encounter
There's no use even if I push you out, now I can't let you go
Even if you want to cry, cry in my arms
Because I will die without you

My heart is crying, my heart is shouting
Because it wants to love one person
I made you cry and hurt you
But now I can't forget you so I'm crying
My love is crying

Even when the world turned its back against me
You stayed by my side
The only things I gave you are scars
I don't even have the right to hold onto you

My heart is crying, my heart is shouting
Because it wants to love one person
I made you cry and hurt you
But now I can't forget you so I'm crying

You don't know how to lie
So even when you brightly smiled
I knew your sad eyes

Love is crying, love is calling out to you
Because I can't let you go for a single moment
Because your smile is my life
Because only you can make me live
My heart is crying 

Big Baby Driver - You Are Everywhere

I know something’s gone awry
but I feel like going on
I know I could be wrong
but I also could be right

And I feel the earth is turning faster
before I saw you there
I feel the sky is spinning lighter
before I saw you there

And I see the things are not the same again
Cause you’re here
cause you’re there
cause you’re everywhere

Now I know how my times can be still in the way
Hope this could last until we find brighter days
I know how my times can be still in the way
I hoping this could last until we fade away

I know something’s gone awry
but I feel like going on
I know I need to say good bye
for I’m off for the brand new days with you

Big Baby Driver - Spring I Love You Best

I wish I had someone who suddenly arrive
And show me how the flowers grow and come out in winter field
I wish I had someone new tender to my heart
Someone who will share me precious time

Someday you will find me in the hands of wind
Somehow you will lead me to the warmer nights
Someday you will find me in the hands of wind
Somehow you will lead me to the warmer nights

If I had pretty spring at the corner of my heart
I will say goodbye to winter land, you so cruel the winter wind
check the through the phone, the number is 131
Don’t you know the truth is in fine weather

I love you best
I love you best
Someday you will find me in the hands of wind
Somehow you will lead me to the warmer nights
Someday you will find me in the hands of wind
Somehow you will lead me to the warmer nights

Dewi Lestari Feat. Aqi Alexa - Peluk

Menahun, ku tunggu kata-kata
Yang merangkum semua
Dan kini ku, harap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku

Tiada yang tersembunyi
Tak perlu mengingkari
Rasa sakitmu, rasa sakitku
Tiada lagi alasan
Inilah kejujuran
Pedih adanya
Namun ini jawabnya

lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang ku sayang
Dan tak layak kau didera

Sadari diriku pun kan sendiri
Di dini hari yang sepi
Tetapi apalah arti bersama, berdua
Namun semua semata

Tiada yang terobati
Di dalam peluk ini
Tapi rasakan semua
Sebelum kau ku lepas slamanya

Tak juga ku paksakan
Setitik pengertian
Bahwa ini adanya
Cinta yang tak lagi sama

lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang ku sayang
Dan tak layak kau didera


Lepaskanku segenap hati dan jiwamu
Dan tak layak kau didera

Kau didera
Dan kini ku harap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku

Noah - Cobalah Mengerti

Aku tak kan pernah berhenti
akan terus memahami
masih terus berfikir
bila harus memaksa
atau berdarah untukmu
apapun itu asalkan
mencoba menerimaku

dan kamu hanya perlu terima
dan tak harus memahami
dan tak harus berfikir
hanya perlu mengerti
aku bernafas untukmu
jadi tetaplah disini
dan mulai menerimaku

cobalah mengerti
semua ini mencari arti
selamanya tak kan berhenti
inginkan rasakan
rindu ini menjadi satu
biar waktu yang memisahkan

dan kamu hanya perlu terima
dan tak harus memahami
dan tak harus berfikir
hanya perlu mengerti
aku bernafas untukmu
jadi tetaplah disini
dan mulai menerimaku

cobalah mengerti
semua ini mencari arti
selamanya tak kan berhenti
inginkan rasakan
rindu ini menjadi satu
biar waktu yang memisahkan

dimanakah?

dimanakah akal sehat?
dimanakah rasa percaya diri?
dimanakah keberanian?
dimanakah mimpi-mimpi?
dimanakah hal positif?
dimanakah intelektualitas?
dimanakah pikiran jernih?
dimanakah ide-ide?
dimanakah aura positif?
dimanakah aku?
dimanakah saya?
dimanakah?
dimanakah?

Selasa, 02 Oktober 2012

ebook MaFiA SMA kelas XI

dear 12 Oktober 2012...
selamat hari berbatik nasional...

hari pertama ngajar bimbel anak sma. huaaah. pada pinter-pinter ternyata. gue aja nyampe bingung, ini para orangtua  pada buang-buang uang amat anaknya pinter gini masih di-les-in >.< :p

tanpa persiapan apapun tanpa bawa bahan apapun, modal pede doang, gue *alhamdulillah* udah dipercaya langsung ngajar aja. malah gue yg bingung kan. tapiii, tetep calm and cool as usual :))

mata pelajaran "mafia" alias Matematika, Fisika dan Kimia yang gue coba handle sekarang. haduuuuh, udah lupa-lupa banget sama ni tiga matpel dewa ini. belajar lagi deh ini >.<


download ebook Matematika sma kelas XI disini
download ebook Fisika sma kelas XI disini
download ebook Kimia sma kelas XI disini

thank to 1media4download.blogspot.com yang udah nyediain berbagai macam ebook mata pelajaran. very very very useful.
kamsahamnida.....