Jumat, 29 Januari 2016

Meramu Permen & Jamu

Yang manis terkadang menyakitkan. Coklat, permen, dalam kurun waktu tertentu akan mengendap dan buat sakit gigi. Glukosa itu semu. Dopamine hanya sementara memberikan ketenangan dan kesenangan.

Yang pahit kadang menguatkan. Jamu misalnya. Bila dikonsumsi dalam porsi yang pas dibarengi dengan konsumsi air putih, jamu memberikan efek bagus pada kesehatan di kemudian hari. Satu hal yang perlu diingat adalah tentang "komposisi yang pas". Bila hanya jamu yang diminum, salah satu organ tubuh akan bekerja lebih berat dan bisa jadi dalam akumulasi waktu tertentu akan mengalami kerusakan.

Sudah dapatkan esensinya?
Mana yang akan dipilih?
Saya pilih keduanya, karena hidup adalah tentang keseimbangan

Minggu, 03 Januari 2016

[Review] Sherlock Gets Inceptioned

Happy new year, happy starwars and happy SHERLOCK (capslock jebol). Penantian 2 tahun ini terbayar dengan christmas episode of Sherlock dengan judul "The Abominable Bride". Sherlock di era victoria? Not bad at all. He is badass of the year. Masih awal tahun, saya sudah sembarangan main penobatan saja. Hehehe

Plot dari masa satu ke masa lainnya. Diawali masa grim london tahun 1890, ke masa sekarang dimana sherlock sedang di pesawat jet menuju pengasingan, lalu ke masa victoria lagi, terus ke masa sekarang lagi, serasa nonton Christopher Nolan's inception. Apalagi ada scene dimana Sherlock harus mencari cara untuk bangun dari mimpinya itu. Ah iya sampai lupa, saya abaikan pengantin ala-ala insidious-nya, padahal inti ceritanya kan dia. Sorry Emilia Ricoletti! Fokus saya masih ke Sherlock!

Duet script writers, "moftiss", Steven Moffat & Mark Gatiss (Pemeran Mycroft) sungguh jenius. Bagi penggemar Sherlock BBC ini pasti paham jokes yang dibawakan. Sepanjang series tayang, saya pun tak ada jeda dibuat terpingkal-pingkal dengan percakapan antara Sherlock dan Watson. Suka ih sama percakapan British gini, seksi.

Di episode terakhir season 3, muncul Moriarty dengan "Do you miss me"-nya. Saya pun berasumsi Moriarty akan dihidupkan lagi di season berikutnya. Di bonus series ini, Moftiss memberikan storyline tentang musuh abadi Sherlock ini, tapi dalam bentuk halusinasi. Hmmm. Menarik. Semakin menjadi teka-teki, apakah Moriarty sudah benar-benar mati atau masih hidup? Ah Who knows, Moftiss memang selalu memberikan kejutan untuk penggemarnya dalam porsi yang pas.

All in all, wonderful episode confuses being unexpected with being clever. And Benedict Cumberbatch as Sherlock is sexy as always ❤❤❤
sumber : metro.co.uk