Kamis, 28 Oktober 2010

Sumpah Pemuda


Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia

Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia



Selamat Hari Sumpah Pemuda buat seluruh putra dan putri Indonesia . Semoga kita menjadi generasi muda yang dapat memajukan negara Indonesia ini . Doa juga dipanjatkan untuk wilayah Indonesia yang terkena musibah . Bencana Gunung Merapi di Jogja, Tsunami di Mentawai, Banjir di Jakarta. Di balik semua ini pasti tersimpan hikmah yang mendalam agar bangsa Indonesia semakin bersatu bukan malah terpecah belah .... 

Jumat, 15 Oktober 2010

Tugas Ngerangkum Tentang Kinematika


KINEMATIKA

A.      DEFINISI
1.      Kinematika adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari gerak titik partikel secara geometris, yaitu meninjau gerak partikel tanpa meninjau penyebab geraknya.
2.      Kinematika adalah cabang dari ilmu mekanika, yaitu ilmu yang mempelajari gerak benda.

B.      MANFAAT
1.      Perancangan suatu gerak:
                        a.      Jadwal kereta
                        b.      pesawat terbang
                         c.      Jadwal pits stop pada balapan F1
                        d.      pengaturan lalu lintas
2.      Untuk memprediksi terjadinya suatu peristiwa
                        a.      Gerhana bulan,
                        b.      Gerhana matahari
                         c.      awal bulan puasa
3.      Model (analogi) bagi fenomena lain diluar ruang lingkup fisika
                        a.      Pertumbuhan tanaman,
                        b.      pertumbuhan penduduk
                         c.      pertumbuhan ekonomi

C.      PERSAMAAN DASAR
1.      Kelajuan
a.      Kelajuan dan kecepatan adalah dua kata yang sering tertukar.
b.      Kelajuan berkaitan dengan panjang lintasan yang ditempuh dalam interval waktu tertentu.
c.       Kelajuan merupakan besaran skalar, sedangkan kecepatan merupakan besaran vektor.
d.      Contoh :
Sebuah bis menempuh perjalanan dari Bandung ke Bogor yang panjang lintasannya 120km dalam waktu 4jam. Maka laju rata-rata bis tersebut adalah 30km/jam.
e.      Rumus : (ada d kertas no.2)
2.      Perpindahan
a.      Perpindahan dan kecepatan merupakan besaran-besaran vector
b.      Perpindahan didefinisikan sebagai perubahan posisi sebuah objek
c.       Contoh
Perhatikan gerak benda A dari x1 ke x2 pada gambar di bawah ini (ada d kertas no.3)
3.      Kecepatan
a.      Kecepatan didefinisikan sebagai perpindahan dibagi dengan waktu yang diperlukan untuk perpindahan tersebut.
b.      Kecepatan rata-rata : (rumus ada d kertas no.1)
c.       Jika pada contoh gerak diperlukan waktu 10 sekon untuk berpindah dari x1 ke x2, maka : (Rumus ada di kertas no.4)
d.      Gerak Lurus Beraturan (GLB)
·         Sebuah benda melakukan gerak lurus beraturan (GLB) jika ia bergerak dalam lintasan lurus dengan kecepatan konstan.
·         Jarak, s yang ditempuh selama waktu, t tertemtu adalah : (rumus ada d kertas no.5).
4.      Percepatan
a.      Percepatan adalah perubahan kecepatan persatuan waktu.
b.      Hubungan percepatan dengan waktu memiliki analogi dengan hubungan kecepatan waktu.
c.       Percepatan rata-rata : (Rumus ada d kertas no.6)
d.      Perlambatan juga merupakan percepatan tapi arahnya berlawanan dengan arah kecepatan.
e.      Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) (Rumus d kertas no.7)

D.     SISTEM KOORDINAT

1.      Sistem Koordinat Diam

Pada sistem koordinat ini, sebuah vektor digambarkan sebagai suatu penjumlahan dari vektor-vektor yang searah dengan sumbu X, Y, atau Z. Umumnya \vec i \, \!adalah sebuah vektor satuan pada arah X, \vec j \, \!adalah sebuah vektor satuan pada arah Y, dan \vec k \, \!adalah sebuah vektor satuan pada arah Z.
Vektor posisi \vec s \, \!(atau \vec r \, \!), vektor kecepatan \vec v \, \!dan vektor percepatan \vec a \, \!, dalam sistem koordinat Cartesian digambarkan sebagai berikut :
\vec s = x \vec i + y \vec j + z \vec k \, \!
\vec v = \dot {s} = \dot {x} \vec {i} + \dot {y} \vec {j} + \dot {z} \vec {k} \, \!
 \vec a = \ddot {s} = \ddot {x} \vec {i} + \ddot {y} \vec {j} + \ddot {z} \vec {k} \, \!

catatan :

  \dot {x} = \frac{dx}{dt} ,  \ddot {x} = \frac{d^2x}{dt^2}

2.      Sistem Koordinat Bergerak 2 Dimensi

Sistem koordinat ini hanya menggambarkan gerak bidang yang berbasis pada 3 vektor satuan orthogonal yaitu vektor satuan \vec i \!, dan vektor satuan \vec j \!sebagai sebuah bidang dimana suatu obyek benda berputar terletak/berada, dan \vec k \!sebagai sumbu putarnya.
Berbeda dengan sistem koordinat Cartesian diatas, dimana segala sesuatunya diukur relatif terhadap datum yang tetap dan diam tak berputar, datum dari koordinat-koordinat ini dapat berputar dan berpindah - mengikuti gerakan dari benda atau partikel pada suatu benda yang diamati. Hubungan antara koordinat diam dan koordinat berputar dan bergerak ini dapat dilihat lebih rinci pada Transformasi Orthogonal.


Sumber :
*http://id.wikipedia.org/wiki/Kinematika . Jumat : 15 Oktober 2010 . pukul 19:44 WIB
* http://www.tpb.ipb.ac.id/files/materi/fisika_pdf/P02-KINEMATIKA.pdf . Jumat : 15 Oktober 2010 . pukul 21:17 WIB.